Foto-foto di Ultah Komunitas D’blogger Bareng Blogdetik

Januari 27th, 2011 Tagged , , , ,

D’bloggeReaction Ultah  Komunitas D’blogger Depok

Gandaria City, 23 Januari 2011

Liputannya :

  1. Hajatan HUT D’blogger Sukses Digelar

Dan ini postingan teman-teman blogger, yang hadir :

  1. eshape.blogdetik.com
  2. mataharitimoer.blogdetik.com
  3. dblogger.blogdetik.com
  4. dotsemarang.blogdetik.com
  5. creativefabian.blogdetik.com
  6. jazi.blogdetik.com
  7. yoszuaccalytt.blogdetik.com
  8. fanabis.blogdetik.com
  9. bandungblogvaganza.blogdetik.com
  10. karelanderson.blogdetik.com
  11. obscura.blogdetik.com
  12. asmarie.blogdetik.com
  13. dila.blogdetik.com
  14. mone.blogdetik.com
  15. dbloggergresik.blogdetik.com
  16. margeraye.blogdetik.com
  17. sepung.blogdetik.com
  18. udinkoxx.blogdetik.com

The End

Yuk Kopdar di Gandaria City

Januari 21st, 2011 Tagged , ,

banner-dblogger-2

Yuk hari Minggu ngumpul bareng temen-temen komunitas blogger di Gandaria City. Tanggal 23 Januari 2011 mulai jam 13.00 Wib ya…

Ada acara ulang tahun komunitas d’blogger dan ada gue juga sharing disana.

Jadi ajak aja semua orang buat datang ya! GRATIS!

Info lengkapnya : KLIK DISINI ya!


The End

Tahun Baru Resolusi Lama

Januari 6th, 2011 Tagged , ,

Kata orang-orang, bagaimana kita merayakan tahun baru akan menandakan bagaimana tahun itu akan berjalan buat kita. Mereka yang merayakannya bersama teman-teman masing-masing, misalnya, diramalkan sepanjang tahun akan penuh dengan teman-teman yang baru, atau malah makin akrab dengan teman-teman mereka yang lama. Sedangkan, mereka yang menghabiskan malam tahun baru berduaan dengan pacarnya, mungkin berciuman pas lagi ada kembang api, katanya bakalan mengalami tahun baru yang romantis. Gue sendiri, menghabiskan malam tahun baru 2011 dengan duduk di sofa, makan ayam goreng, ditemenin kucing gue, dan nonton National Geographic Wild tentang dokumenter seekor anak babon yang terpisah dari keluarganya. Entah seperti apa tahun ini akan berjalan buat gue.

Satu hal yang menjadi tren setiap tahun baru, semua orang pasti berlomba-lomba membuat resolusi. Tahun 2010 kemaren, gue sempet bikin resolusi banyak-banyak dan begitu tahun tersebut berakhir… gue lupa apa aja resolusinya. Jadi, resolusi 2011 adalah: jangan lupa apa resolusi tahun ini. Tentu saja itu membuat masalah baru: gue belom punya resolusi sama sekali. Mungkin kita harus melihat resolusi sebagai cara untuk diinget bahwa kita masih punya tujuan di tahun ini, gak cuman sekedar ya udah gitu aja.

Anyway, kalau mau dikompilasikan, kira-kira ini mungkin resolusi gue untuk tahun 2011:

  1. Punya buku lagi, dan lebih laku dari yang sebelomnya

  2. Lebih sering ngeblog

  3. Punya pacar (ini udah kronis sekali)

  4. Lulus kuliah (ini lebih kronis lagi)

  5. Mulai membuat project lain yang lebih exciting

  6. Jangan lupain resolusi tahun 2011

Gue sempet nanya juga ke adek gue apa resolusi mereka, adek gue yang paling kecil bilang, “Kalo resolusiku, aku pengen jadi bintang film, Bang!” Nampaknya mereka ketuker antara resolusi dengan berkhayal. Gue cuman jawab, “Kalo kamu jadi binatang film, kayaknya masih mungkin. Banyak sekali lowongan untuk berperan jadi binatang di film-film kita.”

Pada akhirnya, apa sih pentingnya sebuah resolusi? Gue sih yakin di tengah tahun paling juga udah lupa lagi. Gue balik resolusi lama gue yang selalu gue tanamkan: yang penting sih sekarang ngejalanin apa adanya aja. Doing the best. Dan terus berusaha.

Taun baru, resolusi lama.

Tapi semangat harus tetep baru dong.


The End

Kucing Persia bukan Teman yang Baik Untuk Tahun Baruan

Desember 26th, 2010 Tagged , ,

Bulan November dan Desember tahun ini jadi bulan yang paling sibuk gue di tahun 2010. Di bulan November, gue cuma ada waktu kosong selama 6 hari. Di bulan Desember, agak lebih senggang, tapi juga cukup padet. Di saat menulis ini gue tinggal punya satu kegiatan lagi untuk hari ini, dan pada akhirnya gue akan libur! Yeah!

Gue masih belom tahu gue mau liburan ke mana, tapi yang jelas satu keluarga gue semua pada pergi ke Singapura. Gue males tahun baruan jauh-jauh, dan memutuskan untuk diam saja di rumah, nampaknya gue akan tahun barusan sendirian di rumah yang kosong. Nah, nyokap gue baru saja membeli satu ekor kucing Persia baru bernama Sugoi, untuk menemani kucing Persia kita yang sudah lama ada yang namanya Alfa. Jadi, biar gue ralat pernyataan gue tadi: gue akan menghabiskan malam tahun baru ini di rumah yang kosong, dengan dua ekor kucing persia.

Gue udah bisa bayangin bagaimana membosankannya bakalan malem taun baruan gue nanti. Gue udah ngerti banget bagaimana tingkah laku kucing-kucing Persia, dan inilah mengapa kucing Persia bukan teman yang baik untuk tahun baruan:

kucing-persia-radit


1.  Dipanggil Gak Mau Nengok

Selama punya kucing Persia, gue berpendapat kalau mereka termasuk kucing yang songong. Karateristik yang paling gue gak suka adalah mereka kalau dipanggil gak mau nengok. Entah sombong, entah rata-rata kucing Persia memang punya masalah dengan pendengaran. Hal ini akan menjadi gak asik banget pas malem tahun baru, dimana gue manggil-manggil kucing gue (untuk ngoperin minuman, atau ganti channel TV) tapi dia diam saja.

2. Sok Bersih

Kucing Persia gak suka yang kotor-kotor. Kalau mereka pup harus sebersih mungkin ditimbun dengan pasir. Ini akan jadi masalah pas malam tahun baru, di mana sampah, bekas makanan akan berserakan. Mereka mungkin bisa stress, dan kalau mereka stress, bulunya rontok.

3. Metroseksual

Seperti kita tahu, kucing Persia adalah ras kucing yang cantik: bulunya panjang dan pembawaannya anggun. Hal ini berarti: semua kucing Persia itu cantik-cantik, hal ini juga berarti semua kucing persia yang cowok itu ngondek. Kucing seperti ini jelas repot kalau dijadikan teman tahun baruan. Mereka pasti bakalan ribet, takut tangannya kotor, atau enggak dandannya lama, padahal kita sudah harus menunggu detik-detik tahun baru.

4. Tukang Tidur

Kucing Persia dikenal sebagai tukang tidur, bahkan lebih parah daripada spesies-spesies yang lain. Kucing Persia termasuk yang suka tidur kapan pun dan dimana pun. Hal ini jelas menjadi sangat enggak enak ketika kita harus tahun baruan sama kucing persia dan mereka tidur jam sembilan malam, jauh sebelum terompet tahun baru dibunyikan.

Begitulah kira-kira pendapat gue tentang kucing Persia.

Sekarang jelas lah sudah, tahun baruan gue kali ini akan benar-benar suram.


The End

Ketika Alay Dahulu…

Desember 17th, 2010 Tagged , , , , ,

Ada satu hal yang menganggu gue ketika gue ngeliat alay-alay yang ada di Facebook atau Twitter. Yang pertama, jelas cara penggunaan bahasanya yang sangat memusingkan, seperti misalnya “cEumungudh yAch Qaqa!!!!” atau “h41.. l3h n4L?”. Yang kedua, adalah foto-foto profile mereka yang ada di Facebook atau Twitter, pasti gayanya di antara:

  1. Foto dengan telunjuk nempel di bibir
  2. Bibir manyun-manyun kayak mau nyium kamera, atau
  3. Jari tangan membentuk huruf “O” nempel di mata

Nah, gue kemaren lagi iseng aja ngoprek-ngoprek Friendster (ya, Friendster) gue dari zaman entah kapan. Gue melihat banyak foto-foto lama yang gue upload ke sana, lalu gue berpikir… KENAPA DULU GUE ALAY BANGET YA?! Ternyata gue punya masa-masa menjadi alay lengkap dengan foto dengan pose yang aneh-aneh.

Karena gue sering ngeledekin alay, biar fair, gue bakal kasih liat foto-foto gue jaman masih alay dulu. Berikut adalah foto-fotonya, yang di ambil antara tahun 2003 - 2005 :

1. Pose Ihhh Aku Imyut Qaqa

raditya-dika-alay-01

Gue gak ngerti apa yang ada di pikiran gue saat ngambil foto ini. Yang jelas jari gue gak langsung nempel ke pipi sewaktu baru lahir dan gue gak pernah jalan-jalan ke mall dengan pose seperti ini.


2. Pose Rambut Lancip Deket Jendela Mulut Mangap Dikit

raditya-dika-alay-02

Oke, dulu gue masih pake kacamata, belom di lasik, jadi pandangan mata gue obviously burem pas lagi ngambil foto ini. Kalo gue dulu tau betapa alaynya foto ini, pasti gue langsung buka jendela sebelah dan loncat ke bawah.


3. Pose Rambut Cet Tengah

raditya-dika-alay-03

Dulu rambut gue di cet tengahnya warna pirang. Gue dulu berpikir gila gue gaul banget dengan rambut seperti itu. Sekarang, gue berpikir.. kenapa gue kayak mas-mas pengkolan baru kenal sama cet rambut.


4. Pose Dengan Rambut Pantat Ayam

raditya-dika-alay-04

Gue dulu suka banget nge-cat rambut (iya, gak papa, ketawa aja). Ini adalah salah satu rambut gue di masa-masa labil itu. Ya, rambut gue mirip banget kayak pantat ayam. Tidak, rambut gue gak bisa pup.


5. Pose Mataku Gak Bisa Balik

raditya-dika-alay-05

Ini pose paling lumayan lah, yang lebih gak alay dari yang lainnya. Tapi tetep, pose seolah-olah ngelirik ini masih cenderung ke alay-alayan buat gue.


Nah, begitulah. Semua orang punya masa lalu..

Dan gue pun, punya masa-masa alay.



The End

Pernahkah Anda Berpikir Tentang Teletubbies?

Desember 10th, 2010 Tagged , , ,

Beberapa hari yang lalu gue pergi ke Kota Tua untuk dinner dengan seseorang. Di sana kita tiba sekitar jam delapan malam, dan tadinya kita mau naik sepeda ontel keliling di depan museum Fatahillah. Ya, romantis sama kurang kerjaan emang beda tipis.

Ketika kita sampai di kawasan Kota Tua, ternyata di depan museum Fatahillah sedang ada pengajian. Kami pun menubruk dengan liar orang-orang yang sedang mengaji, kami pun mengurungkan niat bersepeda ontel. Kami pergi ke Cafe Batavia, dan ngobrol di sana sambil ngemil.

Di tengah-tengah percakapan di Cafe Batavia, tiba-tiba pembicaraan jadi mengarah ke tontonan masa kecil, lalu mengarah ke Teletubbies. Di tengah pembicaraan Teletubbies ini dia tiba-tiba berkata, ‘Eh, lo pernah gak berpikir tentang teletubbies?’

Maksudnya?’ tanya gue, gak paham.

‘Iya, Teletubbies itu kalo dipikir-pikir kasian banget deh. Lihat deh mereka, empat makhluk gak jelas warna-warni, dengan benda aneh di kepalanya, dan kerjaannya berpelukan. Mereka mungkin gak punya bapak, gak punya ibu. Lo mikirin gak sih?’

Lalu dia, ini beneran, matanya mulai berkaca-kaca.

Gue juga gak tau kenapa dia sampai hendak menangis, tapi menurut dia Teletubbies hidup dalam kondisi yang memprihatinkan. Setelah gue pikir-pikir, omongan dia ada benarnya. Berikut adalah hal-hal yang gue pikirkan tentang Teletubbies, yang menurut gue seharusnya dipikirkan oleh orang lain juga:

teletubbies

1. Teletubbies itu Yatim Piatu

Teletubbies gak punya bapak dan ibu. Kita tidak pernah melihat bapak-ibu Teletubbies (kita panggil saja papatubbies dan mamatubbies). Gue rasa, mereka setiap malam, sebelum tidur pasti berpikir, “Mamatubbies, di manakah Mamatubbiesku?” Mereka tidak memiliki kehangatan seorang ibu yang sangat diperlukan pada usia-usia pertumbuhan mereka. Kasihan.


2. Teletubbies itu Orang Dusun

Teletubbies hanya bermain di gunung dengan hamparan rumput luas. Kita tidak pernah melihat Teletubbies ke mall. Ini berarti, Teletubbies mungkin lebih katro daripada yang kita bayangkan. Bisa-bisa kalo Teletubbies main ke mall Grand Indonesia mereka bisa semaput membayangkan betapa besarnya mall tersebut. Kemungkinan besar juga, Teletubbies bau ketek.


3. Teletubbies Punya Kehidupan Sosial yang Memprihatinkan

Sepanjang pengamatan gue, Teletubbies hanya punya satu teman, dan dia berbentuk vacuum cleaner. Bisa dibayangkan betapa memprihatinkannya kehidupan para Teletubbies ini. Mereka hanya berteman dengan alat pembersih rumah! Curhatnya pun juga hanya ke vacuum cleaner ini, bisa dibayangkan jika mereka sedang saling berkelahi dan curhat hanya ke satu orang (atau, dalam hal ini, satu objek rumah tangga), maka si vacuum cleaner bisa tidak objektif dalam mendengarkan curhat masing-masing.


4. Teletubbies Kemungkinan Besar Pemulung

Makanan favorit Teletubbies adalah pancake dan mereka memasaknya setiap pagi. Tapi yang kita tidak tahu adalah ini: mereka bisa dapet duit dari mana untuk bikin pancake? Pancake tentu tidak murah untuk di beli, jika satu porsi seharga 25 ribu, maka empat pancake menghabiskan 100 ribu perhari, atau 3 juta rupiah per bulan. Padahal, seperti kita tahu, Teetubbies tidak mempunyai pekerjaan tetap. Mereka hanya berpelukan, itu pun tidak digaji. Jadi, darimana datangnya duit para Teletubbies ini? Kemungkinan besar mereka menjadi pemulung untuk memuaskan hobi mereka makan pancake tersebut.


Atas empat hal tersebut, gue jadi mikir…

ternyata dia ada benernya juga.


Jadi,

pernahkah Anda berpikir tentang Teletubbies?


Karena kalau bukan kita,

siapa lagi yang memikirkan tentang nasib malang mereka?



The End

Tipe-tipe Jomblo Berdasarkan Teori Ekonomi

Desember 2nd, 2010 Tagged , ,

Beberapa waktu lalu, karena lagi gak ada kerjaan dan kebanyakan bengong, gue nge-twit tentang tipe-tipe jomblo yang dikelompokan berdasarkan teori ekonomi tentang penyebab-penyebab unemployment. Belakangan ini gue baru nemu kembali twit gue yang lama tersebut, dan kayaknya seru kalau versi expanded-nya, yang udah gue tambah-tambahin, gue share di blog ini.

Ide untuk menulis tipe-tipe jomblo ini gue dapetin di sela-sela lagi baca buku ekonomi makro. Selama ini gue pikir teori tentang cinta hanya bisa disambung-sambungkan dengan teori ekonomi mikro (insentif, penawaran, permintaan), ternyata dengan ekonomi makro seperti unemployment juga bisa masuk.

Nah, monggo di baca, tipe-tipe jomblo berdasarkan teori ekonomi:

Jomblo Struktural

Jomblo struktural adalah jomblo karena kualitas kita (penawaran) dgn kemauan lawan jenis (permintaan) terhadap kita tidak seimbang. Jadi, Jomblo Struktural terjadi krn apa yang kita punya (fisik dan kepribadian) tidak sesuai dgn apa yg lawan jenis inginkan.

Hal ini bisa kita lihat kalau kita cowok yg jelek dan cuek. Sementara cewek yg kita incer mau co ganteng dan perhatian. Gak ktemu penawaran dgn permintaan. Jomblo deh.

Jomblo struktural juga bisa teradap dalam kasus cewek. Misalnya, ceweknya kulitnya item, sementara cowok-cowok yang dia taksir maunya yang putih dan behelan. Terjadi kembali mismatch antara penawaran dengan permintaan. Jomblo deh.

Jomblo struktural bisa dihindari dengan cara seperti ini: 1) meningkatkan kualitas kita, supaya bisa memenuhi “permintaan” lawan jenis, atau 2) mencari “pasar” lain. Berarti kita harus mencari cewek atau cowok yang mau dengan kualitas-kualitas (penawaran) kita. Dalam kata lain: menurunkan standar.

Jomblo Cyclical

Jomblo cyclical terjadi karena keinginan orang untuk pacaran menurun di masa-masa tertentu, jadinya banyak yang jomblo. Misalnya: menjelang UAN. Banyak orang jomblo berkepanjangan sewaktu menjelang UAN atau SPMB, karena fokus cewek dan cowok masih belajar. Tidak banyak bahkan yang sudah pacaran pun memutuskan pacarnya karena mereka ingin fokus belajar. Ini bisa menyebabkan kejombloan.

Tapi jangan khawatir, sesuai dgn namanya, cyclical, berarti ada siklusnya. Jadi, akan ada masanya orang-orang jadi banyak yg punya pacar lagi. Misalnya, masa liburan. Di masa ini, org pegen punya pacar, biar bisa liburan bareng. Atau banyak orang yang cinlok di tempat berlibur. Cara terbebas dari Jomblo Cyclical adalah dengan menunggu masa-masa orang ogah pacaran lewat. Setahu saya, tidak ada jalan lain selain ini.

Jomblo Friksional

Jomblo Friksional adalah kejombloan yang disebabkan oleh mereka yang baru putus dan ingin waktu sendiri dulu sebelum pacaran lagi. Jadi, Jomblo Friksional sifatnya sukarela mereka memilih ngejomblo dulu, setelah putus dan sebelom pacaran lagi.

Jomblo friksional biasanya terjadi pada cewek yang “gak mau pacaran dulu” karena abis disakitin sama pacarnya dulu, dan blm mau pacaran lagi. Caranya terbebas dari Jomblo Friksional? Move on, boys and girls. Find a better person.

Jadi, jomblo tipe apakah kamu?


The End

Lima Komik Inspiratif Buat Gue

Nopember 25th, 2010 Tagged , ,

Gue lagi excited banget karena tanggal 1 Januari 2011 komik gue yang ke dua, berjudul Komik Kambingjantan vol 2 akan ada di toko-toko buku. Gue ngerjain komik ini udah hampir 2 tahun, lebih banyak disebabkan karena emang gue dan komikusnya (Dio Rudiman) emang susah nyari waktu buat nyelesein komik tersebut.

Anyway, yang mau gue bahas adalah inspirasi gue dalam menulis skenario komik yang gue tulis itu. Berikut adalah lima komik yang jadi bahan dasar dan sumber inpsirasi dalam menulis komik Kambingjantan volume 2:

1. Sandman – Neil Gaiman

komik-radit-1

Asli, ini mungkin serial komik yang paling keren yang pernah ada. Neil Gaiman sudah lama menjadi penulis favorit gue, baik penulis buku mau pun penulis komik, dan Sandman adalah serial masterpiece yang bisa menggabungkan antara filosofi, sejarah, dan karakter-karakter yang memorable.


2. Kariage Kun – Masashi Ueda

komik-radit-2

Gue baca komik Kariage Kun dari gue SD sampai sekarang. Tingkah laku Kariage yang enggak banget emang bener-bener bikin ketawa sampe ngangkang-ngangkang. Gue kadang ngebayangin seandainya Kariage beneran hidup di dunia ini, mungkin hidupnya tidak akan tahan lama karena orang pasti udah ngegebukin dia sampai mati saat dia melakukan tingkah lakunya yang menyebalkan itu.

3. Doraemon – Fujiko F Fujio

komik-radit-3

Siapa yang gak kenal robot kucing bersuara om-om dengan pita suaranya pecah ini? Doraemon tetap menjadi inspirasi banyak anak Indonesia sejak penayangannya dulu. Shizuka juga tetap menjadi cinta pertama gue.

4. Scott Pilgrim

komik-radit-4

Komik ini lucu banget. Gambarnya simpel, rapih, humornya juga sangat-sangat offbeat. Scott Pilgrim bercerita tentang seorang anak muda dari Kanada dan.. gue gak tau gimana cara ngejelasin lebih lanjut. Pokoknya ada berantemnya, ada cinta-cintaannya, dan ada nge-bandnya. Sekarang filmnya baru keluar di DVD, diperankan oleh Michael Cera.

5. The Walking Dead

komik-radit-5

Oke. Gue gak suka zombie, tapi komik yang satu ini bener-bener keren. Komik ini bercerita tentang seorang pengembara yang harus berkeliling Amerika sambil menghindari zombie-zombie yang setiap saat bisa merobek-robek badannya. Komik ini bener-bener wajib dibaca buat siapa aja yang udah bosen baca vampir-vampiran yang akhir-akhirnya terlalu banyak di mana-mana. It’s zombie time!


The End

Saya Raditya dan Saya Manager Manchester United yang Baru

Nopember 18th, 2010 Tagged , ,

Sudah beberapa hari ini gue keranjingan main Football Manager 2011. Buat siapa aja yang belom tau, Football Manager 2011, atau biasa disingkat FM 2011, adalah sebuah game bola di mana kita bisa jadi manager tim bola. Enggak kayak game bola lain, di mana kita bermain sebagai pemainnya, tapi di sini kita main sebagai managernya aja. Ini berarti kita ngurusin managemen timnya, dari mulai urusan jual beli pemain, sampai ke taktik mana yang kita pakai.

Masalahnya adalah, gue orang yang paling bodoh dalam urusan me-manage sesuatu. Dari hal yang paling simpel aja, kamar misalnya, kamar gue saja terlihat seperti kapal pecah… yang lalu terkena ledakan bom atom. Di dalam game Football Manager 2011, gue me-manage pemain-pemain bola, yang notabene manusia. Sedangkan rekor gue dalam me-manage makhluk hidup selalu berakhir dengan keburukan, seperti dicontohkan oleh tingkat harapan hidup binatang peliharaan di rumah gue yang hanya berkisar sekitar 3 bulan. Hasilnya terlihat jelas, gue nge-manage Manchester United (MU), yang notabene tim bola kelas atas, dan gara-gara gue manage, sekarang sudah pekan ke 10 Liga Inggris di game gue, dan MU masih di peringkat 12. Gue terancam dipecat sama bos-bos gue di Manchester United. Gagal di dunia nyata ternyata bisa kebawa ke dunia komputer seperti ini.
Tapi gue sangat menikmati banget mainin game Football Manager ini, terutama di bagian beli-beli pemain bagus untuk gue masukkan ke dalam tim gue. Gue juga jadi rajin banget baca berita-berita tentang sepakbola, siapa tau ada informasi tetang calon pemain yang bisa gue beli untuk gue gunakan di penyusunan tim gue nanti.

Kejadian yang aneh adalah ketika gue lagi nonton highlight Liga Inggris sama adek gue (yang gak ngerti bola), dan ngeliat ada pemain bagus bernama Gareth Bale lagi disorot kamera. Spontan, gue langsung bilang, ‘Ah, nanti malem Abang mau beli dia ah.’

‘Hah? Mau beli dia?’ tanya adek gue, yang gak tahu bahwa yang gue maksud adalah beli untuk di game FM 2011, keheranan. ‘Di mana?’

‘Apanya di mana?’

‘Abang kok jadi beli-beli orang?’

Adek gue nampaknya salah paham. Dia mungkin mengira sekarang gue suka jual-beli bule.

Terlepas dari semua itu, gue menikmati banget bermain FM 2011. Gue udah lama butuh hiburan, dan gue rasa main game keren kayak gini ngebantu banget. Oh, dan gue menulis tulisan ini pas lagi liburan Idul Adha, pas juga lagi gak ada kerjaan dan gak ada kegiatan apa-apa, dan pas gue baru aja kelar main FM 2011. Gue langsung main FM 2011 dari mulai bangun pagi sampai sekarang… jam lima sore. Belum mandi, belum apa-apa.

Main lagi ah.

The End

Foto-foto di Ngumbar Onliners Depok Bareng Blogdetik

Nopember 10th, 2010 Tagged , , , ,

Happy Blogging di Ngumbar (Ngumpul Bareng) Onliners Depok

Mall Depok, 6 November 2010

Liputannya :

  1. Raditya Dika Hibur Onliners Depok
  2. Raditya Dika Ngajak Onliners Depok Ngeblog di Blogdetik

The End